Perkuat Riset, LPPM USK Jalin Kerjasama dengan Yayasan Konservasi Hutan Harimau
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Syiah Kuala (USK) menjalin kerja sama dengan Yayasan Konservasi Hutan Harimau untuk melakukan penelitian terhadap Harimau Sumatera terkait populasi, konflik antara manusia dan harimau, dan kearifan masyarakat terkait harimau.
Yayasan Konservasi Hutan Harimau adalah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang konservasi hutan dan harimau, didirikan pada tahun 2024 berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor AHU0013482.AH.01.04. Diharapkan kolaborasi antara lembaga akademik dan organisasi konservasi akan memperkuat upaya pelestarian dan memperluas dampak positif terhadap keberlanjutan ekosistem hutan Aceh.
“Kerja sama yang disepakati ini untuk memperkuat 1. Penelitian terkait Harimau Sumatera baik ekologi maupun sosial di Aceh; 2. Penelitian dan kajian terkait upaya mitigasi konflik manusia–harimau; 3. Kegiatan pendidikan, pelatihan, dan publikasi ilmiah tentang konservasi harimau; 4. Kolaborasi dalam program pengabdian kepada masyarakat berbasis konservasi keanekaragaman hayati.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Prof. Mudatsir.,M.Kes, Wakil Ketua Bidang Penelitian Prof. Dr. Ir. Nasrul.,S.T.,M.T, Wakil Ketua Bidang Pengabdian Dr. Dra. Sulastri, M.Si, Ketua Pusat Riset Gajah Prof. Dr. Abdullah, S.Pd, M.Si, dan Mr. Joe Fingger dari Yayasan Konservasi Hutan Harimau, Senin 10 November 2025.

