PEMBEKALAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) USK BERSAMA PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH
Banda Aceh, Universitas Syiah Kuala (USK) memberikan pembekalan kepada 219 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXVIII Tahun 2025. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor USK yang diwakili Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan, Prof. Dr. Ir. Marwan, S.Si., M.Si., di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa (18/11/2025).
Kepala Pusat Pengelolaan dan Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P3KKN) USK, Drs. Zulfitri, M.Biomed, menyampaikan bahwa sebanyak 219 mahasiswa, terdiri atas 127 laki-laki dan 92 perempuan. Mereka berasal dari 11 fakultas dan akan ditempatkan di 4 kecamatan serta 36 gampong di Kota Banda Aceh. Pelaksanaan KKN periode ini melibatkan 12 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Zulfitri menjelaskan, KKN Periode XXVIII mengangkat isu “Kolaborasi Penguatan UMKM dan BUMG Menuju Banda Aceh sebagai Kota Parfum.” Karena itu, mahasiswa diharapkan mengikuti pembekalan dengan saksama dari para narasumber agar memahami arah program dan mampu meminimalisir kendala di lapangan.
Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa KKN merupakan kewajiban akademik sekaligus wadah penerapan ilmu, keterampilan, dan pengetahuan bagi mahasiswa di tengah masyarakat.
“KKN diharapkan mampu mengasah kepedulian sosial dan lingkungan. Dengan interaksi bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan, mahasiswa dapat memahami kondisi nyata sekaligus berkontribusi dalam pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Said Fauzan, S.STP., M.A., turut hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam penguatan UMKM dan BUMG untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai kota parfum berbasis nilam Aceh yang telah dikenal sebagai patchouli terbaik di dunia.
Ia mengajak generasi muda menjadi agen perubahan serta motor riset, kewirausahaan, dan digitalisasi komoditas nilam. “Nilai budaya dan syariat merupakan pondasi kepemimpinan muda. Kita ingin menghadirkan Banda Aceh sebagai Serambi Mekkah sekaligus kota parfum Indonesia, melalui ekonomi kreatif berbasis lokal, pariwisata, festival, dan diplomasi parfum,” ujarnya.
Kegiatan pembekalan turut dihadiri Ketua LPPM USK, Prof. Dr. Mudatsir, M.Si., para dekan, para KOSI dan DPL. Sejumlah narasumber lainnya juga berpartisipasi, di antaranya Direktur Direktorat Bisnis dan Dana Lestari sekaligus Kepala ARC-PUIPT Nilam Aceh, Dr. Syaifullah, ST., M.Eng, yang juga didaulat sebagai narasumber turut memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk berkolaborasi dengan masyarakat dalam memperkuat UMKM dan BUMG Menuju Banda Aceh sebagai Kota Parfum.
Turut hadir Wakil Ketua Bidang Pengabdian LPPM USK, Dr. Dra. Sulastri, M.Si., dan narasumber dari akademisi Dr. Iskandarsyah, S.E., M.M., A. Razak, S.Pd., M.S., M. T., Maulana, S.K.M., M.Kes., Ph.D., Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc., Edy Miswar, S.Si., M.Si., Faturrahmi, S.Si., M.Si., Deni Yanuar, S.IP., M.I.Kom., dan Muhammad Kautsar, S.Kom., juga hadir memberikan materi.
Pembekalan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa sebelum terjun melaksanakan KKN di masyarakat, khususnya dalam mendukung program pemerintah menuju Banda Aceh sebagai Kota Parfum.

