Tim Pengabdian USK Ajarkan Masyarakat Cara Pembuatan Sabun
Tim pengabdian Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, bertajuk “Pembuatan Sabun Cuci Tangan Cair (Handwash) Berbahan Baku Garam Laut,” di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 61 Kota Banda Aceh, pada Sabtu (23/8/2025).
Adapun kegiatan ini merupakan bagian dari program, Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Pembangunan Berkelanjutan (PKMBPB), yang didanai melalui skema PNBP Universitas Syiah Kuala tahun 2025. Pengabdian ini diketuai oleh Chitra Octavina dengan anggota Nufadillah, dan menjadikan SDN 61 Banda Aceh sebagai mitra utama.
Kepala sekolah, Ida Fazila menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif ini karena sejalan dengan upaya sekolah dalam meningkatkan kebersihan, kesehatan, serta kesadaran lingkungan di kalangan siswa.
“ Kami sangat mengapresiasi karena dalam kegiatan ini, tim pengabdi memberikan pelatihan langsung kepada guru dan siswa tentang cara membuat sabun cuci tangan cair, menggunakan garam laut sebagai bahan dasar lokal yang ramah lingkungan dan mudah diperoleh. Penggunaan garam laut tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga mendukung prinsip keberlanjutan dengan memanfaatkan potensi sumber daya pesisir,” katanya dalam siaran pers yang diterima RRI, Selasa (26/8/2025).
Ketua tim pengabdi, Chitra Octavina menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah mendorong penerapan praktik higienis di lingkungan sekolah, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang inovasi pemanfaatan sumber daya kelautan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk kreatif memanfaatkan potensi lokal sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan tangan untuk kesehatan,” tutup Chitra.
Sumber: RRI.co.id Judul: Tim Pengabdian USK Ajarkan Masyarakat Gampong Pie Cara Pembuatan Sabun Penulis: Tisi Maulidya Putri Editor: Munzir Permana Tautan: https://rri.co.id/banda-aceh/iptek/1791009/tim-pengabdian-usk-ajarkan-masyarakat-cara-pembuatan-sabun

