Diminati Pengunjung, Produk Anyaman Bemban Lampanah Tunong Primadona Pekan Qris Nasional Aceh USK
Sejumlah produk anyaman bemban (Donax canniformis) hasil kerajinan kelompok masyarakat Desa Lampanah Tunong Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar turut meramaikan Bazar Kansis Pakarmaru USK di AAC Dayan Dawood, 12-14 Agustus 2024.
Produk handmade tersebut terdiri-dari aneka tas, dompet, badge nama, kotak tisu, keranjang buah, tampi, dan aneka bentuk souvernir lainnya.
Partisipasi kelompok pengrajin ini diinisiasi oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM USK, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc, Dr. Siti Hafsah, SP., M.Si, dan Noratun Juliaviani, SP., M.Si.
Menurut Ketua Tim, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc, keikutsertaan ini merupakan salah satu upaya pihaknya dalam membantu proses pemasaran produk mitra.
Sebelumnya para akademisi Fakultas Pertanian USK ini mencoba mengatasi problem kelangkaan bahan baku melalui upaya domestikasi tumbuhan bemban.
Tumbuhan ini menurut Yasar merupakan tumbuhan liar yang hidup bebas di alam sekitar desa. Karena laju pemanfaatan yang tidak sebanding dengan laju perkembangbiakan alamiahnya menjadikan tumbuhan ini tidak lestari.
“Satu-satunya solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan merubah bemban dari tumbuhan liar menjadi tanaman budidaya atau dikenal dengan istilah domestikasi”, ungkap Yasar.
Melalui skim Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Pembangunan Berkelanjutan (PKMBPB) LPPM USK, Yasar dan Tim berupaya untuk menjaga keberlanjutan usaha kerajinan yang iconic bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar ini.
Ketua Kelompok Pengrajin Bilidroe, Ulfa Fithria, sebagai mitra binaan para Dosen USK ini mengaku sangat senang dan bahagia atas kegiatan pembinaan tersebut. Ia berharap kegiatan ini terus berkelanjutan sehingga mampu memperkuat eksistensi usaha yang sudah dijalankan secara turun menurun sejak lama.
Ulfa mengakui pihaknya memang menghadapi banyak permasalahan mulai dari semakin terbatasnya ketersediaan bahan baku hingga teknologi dan pemasaran. Ia berharap kehadiran USK dapat terus memperkuat perkembangan produk dan pasarnya.
Pengunjung bazar, Agustin mengakui keunggulan produk hasil kerajinan yang dipamerkan pada bazar dalam rangka Pakarmaru dan Pekan Qris Nasional Aceh tersebut. Menurutnya hasil anyamannya sangat rapi, cantik dan unik. Sangat berkelas, pantas menjadi primadona ungkapnya.
Produk-produk tersebut sangat digandrungi oleh kaum ibu. Ini terlihat dari kelompok pembeli, rata-rata dari kalangan ibu-ibu baik dosen maupun karyawan USK.[]
Sumber: Thejurnal.id Judul: Diminati Pengunjung, Produk Anyaman Bemban Lampanah Tunong Primadona Pekan QRIS Nasional Aceh-USK Tautan: https://thejurnal.id/news/diminati-pengunjung-produk-anyaman-bemban-lampanah-tunong-primadona-pekan-qris-nasional-aceh-usk/index.html

